**WELCOME TO INDOFON V1.0**
Terima kasih anda telah mencoba DataBase Indofon ini semoga bermanfaat walaupun masih ada beberapa kekurangan, tetapi paling tidak ini dapat mempermudah dalam pengetikan.
Indofon adalah program aplikasi DataBase yang hanya bisa dipakai dalam program Voice to Text. Dimana DataBasenya merupakan 36.000 ucapan-ucapan yang umum dipakai sehari-hari dalam bahasa Indonesia yang masih memungkinkan untuk ditambah lagi ataupun diedit sesuai dengan yang kita inginkan.
"PENTING" Agar kerja prosesor CPU anda maksimal maka setiap rekaman suara anda setiap 5 menit harus ada jeda rekman kosong sekitar 5-10 detik, hal ini akan memperingan kerja prosesor anda, karena kalau tidak demikian maka kemungkinan komputer anda akan ERROR".
Uniknya adalah aplikasi ini bisa mengetik melalui rekaman suara kita yang formatnya "WAV", baik langsung maupun tidak langsung. Sebagai contoh silahkan buka filenya yang ada di "My Documents\indofonku\contoh .wav".
** TIPS DAN TRIK **
"PENTING" Agar kerja prosesor CPU anda maksimal maka setiap rekaman suara anda setiap 5 menit harus ada jeda rekman kosong sekitar 5-10 detik, hal ini akan memperingan kerja prosesor anda, karena kalau tidak demikian maka kemungkinan komputer anda akan ERROR".
Di bawah ini ada beberapa kemungkinan yang akan anda jumpai di dalam DataBase Indofon ini:
Apabila terjadi kesalahan dalam pengetikan kata yang dikarenakan ada kemiripan ucapan maka dapat diatasi dengan cara menghapus, mengganti, menambah ataupun mengubah ejaan kata sebagai berikut ini:
Dalam setiap pengucapan harus diperhatikan tempo setiap spasi seperti cantoh berikut ini:
Perkataan "nabi Musa" harus diucapkan sesuai spasi, karena kalau tidak sesuai dengan tempo spasinya maka akan di ketik kemungkinan "nabimu sah".
Seperti kata "duku" dengan "dukuh", maka hapus kata "duku" kemudian diganti dengan frase yang perhubungan dengan kata duku seperti, "buah duku", "duku palembang ", dan sebagainya. Sedangkan untuk perkataan "dukuh" juga dihapus kemudian diganti dengan frase yang berhubungan dengan kata "dukuh", seperti "kampung dukuh", " kampung dukuh atas", "kampung dukuh bawah", dan sebagainya.
Contoh lain seperti kata "satu" dengan "catu", maka hapus salah satu kata yang hanya sedikit kombinasi frasenya yaitu di sini adalah "catu" yang diganti dengan "catu daya". Sedangkan kata"satu" tetap berdiri sendiri karena banyak kombinasi frasenya. Begitulah dengan kata-kata yang lainnya yang sejenis.
Untuk setiap pengucapan yang mengandung konsonan huruf "kh" maka hanya dibaca konsonan "h", seperti kata "akhir" maka dibaca "ahir", juga seperti kata "terakhir" maka dibaca "terahir", dan begitu seterusnya dengan kata-kata yang lainnya yang sejenis.
Untuk nama orang, nama tempat dan bilangan hanya terbatas, jadi silahkan anda tambahkan sesuai yang anda inginkan.
Untuk setiap penambahan kata baru sebaiknya manual dan sebaiknya minimal gabungan dua kata agar responnya lebih cepat serta jangan lupa untuk memastikannya harus latihan pengucapannya dengan menekan “tombol train” .
Untuk pengucapan angka-angka harus didahului spasi dan diucapkan setiap 2 angka, 3 angka atau 4 angka. Hal ini akan mempercepat proses pengetikan terutama pengetikan angka-angka.
Di bawah ini ada beberapa kemungkinan yang akan anda jumpai di dalam DataBase Indofon ini:
Apabila terjadi kesalahan dalam pengetikan kata yang dikarenakan ada kemiripan ucapan maka dapat diatasi dengan cara menghapus, mengganti, menambah ataupun mengubah ejaan kata sebagai berikut ini:
Dalam setiap pengucapan harus diperhatikan tempo setiap spasi seperti cantoh berikut ini:
Perkataan "nabi Musa" harus diucapkan sesuai spasi, karena kalau tidak sesuai dengan tempo spasinya maka akan di ketik kemungkinan "nabimu sah".
Seperti kata "duku" dengan "dukuh", maka hapus kata "duku" kemudian diganti dengan frase yang perhubungan dengan kata duku seperti, "buah duku", "duku palembang ", dan sebagainya. Sedangkan untuk perkataan "dukuh" juga dihapus kemudian diganti dengan frase yang berhubungan dengan kata "dukuh", seperti "kampung dukuh", " kampung dukuh atas", "kampung dukuh bawah", dan sebagainya.
Contoh lain seperti kata "satu" dengan "catu", maka hapus salah satu kata yang hanya sedikit kombinasi frasenya yaitu di sini adalah "catu" yang diganti dengan "catu daya". Sedangkan kata"satu" tetap berdiri sendiri karena banyak kombinasi frasenya. Begitulah dengan kata-kata yang lainnya yang sejenis.
Untuk setiap pengucapan yang mengandung konsonan huruf "kh" maka hanya dibaca konsonan "h", seperti kata "akhir" maka dibaca "ahir", juga seperti kata "terakhir" maka dibaca "terahir", dan begitu seterusnya dengan kata-kata yang lainnya yang sejenis.
Untuk nama orang, nama tempat dan bilangan hanya terbatas, jadi silahkan anda tambahkan sesuai yang anda inginkan.
Untuk setiap penambahan kata baru sebaiknya manual dan sebaiknya minimal gabungan dua kata agar responnya lebih cepat serta jangan lupa untuk memastikannya harus latihan pengucapannya dengan menekan “tombol train” .
Untuk pengucapan angka-angka harus didahului spasi dan diucapkan setiap 2 angka, 3 angka atau 4 angka. Hal ini akan mempercepat proses pengetikan terutama pengetikan angka-angka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar